Kamis, 21 April 2011

Simple PHP dan MSQL poll

Making the Database

This tutorial will demonstrate how to make a basic poll using PHP, and store the results in MySQL. We will then display the results by making a pie chart with the GD Library.

The first thing we must do is create a database. Our example our poll will have three options, however you can modify this to fit your needs.


CREATE TABLE votes (first INTEGER, sec INTEGER, third INTEGER);
INSERT INTO votes (first, second, third) VALUES (0,0,0)


Voting Script - Part 1


// Connects to your Database
mysql_connect("your_server", "your_login", "your_pass") or die(mysql_error());
mysql_select_db("your_database") or die(mysql_error());

//Name of our cookie
$cookie = "Voted";

//A function to display our results - this refrences vote_pie.php which we will also make
function pie ()
{
$data = mysql_query("SELECT * FROM votes")
or die(mysql_error());
$result = mysql_fetch_array( $data );
$total = $result[first] + $result[sec] + $result[third];
$one = round (360 * $result[first] / $total);
$two = round (360 * $result[sec] / $total);
$per1 = round ($result[first] / $total * 100);
$per2 = round ($result[sec] / $total * 100);
$per3 = round ($result[third] / $total * 100);
echo "
";
Echo "FIRST = $result[first] votes, $per1 %

SECOND = $result[sec] votes, $per2 %

THIRD = $result[third] votes, $per3 %
";
}


We start out or script with the information we need to connect to our database.

We then name our cookie, and define a function called pie. In our pie function we retrieve the data from our database. We also preform a few calculations that help us display the results in a user friendly way, such as the percentage each vote has, and how many degrees out of 360 that percentage makes up. We reference vote_pie.php which we will create later in the tutorial.

Voting Script - Part 2


//This runs if it is in voted mode
if ( $mode=="voted")
{

//makes sure they haven't already voted
if(isset($_COOKIE[$cookie]))
{
Echo "Sorry You have already voted this month
";
}

//sets a cookie
else
{
$month = 2592000 + time();
setcookie(Voted, Voted, $month);

// adds their vote to the database
switch ($vote)
{
case 1:
mysql_query ("UPDATE votes SET first = first+1");
break;
case 2:
mysql_query ("UPDATE votes SET sec = sec+1");
break;
case 3:
mysql_query ("UPDATE votes SET third = third+1");
}

//displays the poll results
pie ();
}
}


The next section of code runs if our voting form has been submitted.

It first checks the user to see if they already have a voted cookie. If they do, it does not let them vote again and gives them an error message. However, if they do not, it sets the cookie in their browser and then adds their vote to our database. Finally, it displays the results of the poll by running our pie function.

Voting Script - Part 3


//if they are not voting, this displays the results if they have already voted
if(isset($_COOKIE[$cookie]))
{
pie ();
}

// or if they have not voted yet, they get the voting box
else
{
if(!$mode=='voted')
{
?>






}
}
?>


The final part of the script runs if they are not in voting mode.

It checks to see if they have a cookie in their browser. If they do, then it knows they have already voted and displays the poll results for them. If there is no cookie, it then checks to make sure they aren't in voted mode. If they are, then nothing happen, but if they are not it displays the form that lets them vote.
It is a good idea to include this poll on your page using the include function. Then you can place the poll anywhere you want within the page, simply using one line.


INCLUDE 'http://www.yoursite.com/path/to/poll.php' ;


Using GD Library


$slide = $one + $two;
header('Content-type: image/png');
$handle = imagecreate(100, 100);
$background = imagecolorallocate($handle, 255, 255, 255);
$red = imagecolorallocate($handle, 255, 0, 0);
$green = imagecolorallocate($handle, 0, 255, 0);
$blue = imagecolorallocate($handle, 0, 0, 255);
$darkred = imagecolorallocate($handle, 150, 0, 0);
$darkblue = imagecolorallocate($handle, 0, 0, 150);
$darkgreen = imagecolorallocate($handle, 0, 150, 0);

// 3D look
for ($i = 60; $i > 50; $i--)
{
imagefilledarc($handle, 50, $i, 100, 50, 0, $one, $darkred, IMG_ARC_PIE);
imagefilledarc($handle, 50, $i, 100, 50, $one, $slide , $darkblue, IMG_ARC_PIE);
imagefilledarc($handle, 50, $i, 100, 50, $slide, 360 , $darkgreen, IMG_ARC_PIE);
}
imagefilledarc($handle, 50, 50, 100, 50, 0, $one , $red, IMG_ARC_PIE);
imagefilledarc($handle, 50, 50, 100, 50, $one, $slide , $blue, IMG_ARC_PIE);
imagefilledarc($handle, 50, 50, 100, 50, $slide, 360 , $green, IMG_ARC_PIE);
imagepng($handle);
?>


In our script we called vote_pie.php to display the pie chart of our results.

The above code should be placed in the vote_pie.php file. Basically what this does is draw arcs to create a pie. We passed the variables it needed in the link from our main script. To better understand this code, you should read our GD tutorial that covers arcs and pies.
READ MORE - Simple PHP dan MSQL poll

Switch dan Bridge

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.
Switch yang dimaksud di sini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu :
  • cut-through
  • store-and-forward.
Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan. Switch store-and-forward, kebalikannya, menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. Waktu yang diperlukan untuk memeriksa satu paket memakan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tak mengganggu jaringan. Dengan teknologi terbaru, kecepatan switch store-and-forward ditingkatkan sehingga mendekati kecepatan switch cut-through. Di pasaran Anda juga bisa memilih switch hibrid yang menggabungkan arsitektur cut-through dan store-and-forward.
Dengan switch, Anda mendapatkan keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada “shared network.” Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling terhubung disebut “collapsed backbone.” Saat ini banyak orang memilih menggunakan jaringan Ethernet 10Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100Mbps pada koneksi ke server. Untuk keperluan ini digunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa (4-24) port 10Mbps untuk koneksi ke komputer klien dan 1 port 100Mbps ke komputer server.
Product sejenis ini adalah:
  • 3com superstack, corebuilder
  • cisco catalyst
  • dlink
sumber : teknik-informatika.com
READ MORE - Switch dan Bridge

Router

Router Bekerja dengan cara yang mirip dengan Switch dan bridge. Perbedaannya, router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Anda mungkin bingung dengan definisi di atas, tetapi untuk mudah diingat, Anda menggunakan router ketika akan menghubungkan jaringan komputer ke jaringan lain. Jaringan ini bisa berupa jaringan pribadi (LAN/WAN) atau jaringan publik (Internet).
Product sejenis ini adalah:
  • Cisco
  • 3com






Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.
Sementara Bridge dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.
Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet.

sumber : teknik-informatika.com
READ MORE - Router

Concetrator / HUB

 secara sederhana, hub adalah perangakat penghubung . pada jaringan  bertopologi star, hub adalah perangakat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub memiliki 4 – 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain (uplink). Sebagian hub — terutama dari generasi yang lebih baru — bisa ditumpuk (stackable) untuk mendukung jumlah port yang lebih banyak. Jumlah tumpukan maksimal bergantung dari merek hub, rata-rata mencapai 5 – 8. Hub yang bisa ditumpuk biasanya pada bagian belakangnya terdapat 2 port untuk menghubungkan antar hub.


Dari sisi pengelolaan ada dua jenis hub, yaitu
  • Manageable Hub;
  • Unmanageable Hub.
Manageable hub adalah hub yang bisa dikelola melalui software biasanya menggunakan browser IE — sedangkan unmanageable hub tak bisa. Satu hal yang perlu diingat, hub hanya memungkinkan pengguna untuk berbagi (share) jalur yang sama. Kumpulan hub yang membentuk jaringan hub disebut sebagai “shared Ethernet.” Pada jaringan terbagi seperti itu, setiap anggota hanya akan mendapatkan persentase tertentu dari bandwidth jaringan yang ada. Misalkan hub yang digunakan adalah Ethernet 10Mbps dan pada jaringan tersebut tersambung 10 komputer, maka secara kasar jika semua komputer secara bersama mengirimkan data, bandwidth rata-rata yang bisa digunakan oleh masing-masing anggota jaringan tersebut hanyalah 1Mbps. Nah bagaimana pula jika penggunanya hanya sendirian ?


Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub — namanya repeater. Sesuai namanya, repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh.
contoh hub

sumber : http://teknik-informatika.com
READ MORE - Concetrator / HUB

Network Interface Card (NIC)

Network Interface Card atau NIC adalah kartu (papan elektronik. yang di tanam di setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Saat Anda membeli komputer, Anda bisa menanyakan penjualnya apakah pada komputer sudah dipasangkan NIC. Jika belum Anda bisa meminta penjualnya untuk memasangkan, atau Anda bisa membelinya dan memasangnya sendiri.

Ada banyak macam kartu jaringan. Ada tiga hal yang harus Anda perhatikan dari suatu NIC:
  • tipe kartu;
  • jenis protokol;
  • tipe kabel yang didukung.
Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI (Peripheral Component Interconnect) dan ISA (Industry Standard Architecture). Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. Slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan kosong oleh pembuat komputer agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer Anda dengan menambahkan beberapa kartu — misalnya, kartu suara (untuk membuat komputer “bersuara bagus”), kartu video (untuk membuat tampilan layar komputer lebih bagus), kartu SCSI (Small Computer System Interface) – untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan perangkat berbasis SCSI -,  atau network interface card (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Ada dua tipe slot yang banyak dijumpai pada komputer-komputer yang beredar di pasaran, yaitu slot PCI dan slot ISA. Jika Anda membuka kotak (casing) komputer Anda, di bagian belakang Anda bisa melihat ada dua deret slot. Slot PCI biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dibandingkan slot ISA yang berwarna hitam. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi. Di pasaran, biasanya harga kartu berbasis PCI lebih mahal.
Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah Ethernet dan Fast Ethernet. Ada beberapa protokol lain, tetapi kurang populer, yaitu Token Ring, FDDI, dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps, sedangkan Fast Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps. Jika memilih untuk menggunakan protokol Ethernet, Anda harus membeli kartu Ethernet. Demikian juga jika Anda telah memilih Fast Ethernet. Namun saat ini juga ada kartu combo yang mendukung Ethernet maupun Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang digunakan pada jaringan. Jika saat ini Anda memilih menggunakan Ethernet, tetapi Anda telah merencanakan untuk suatu saat nanti memerlukan kecepatan transfer yang lebih tinggi — sehingga memerlukan Fast Ethernet tak salah jika Anda memilih kartu combo. Dari sisi harga, kartu Ethernet saat ini boleh dibilang sudah sangat murah.

A. Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet

Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan ethernet didalamnya. kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair pasti dech akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI (Attachment Unit Interface). Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted pair, ataupun kabel fiber optic.

B. LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk

LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet biasanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps

C. Token Ring Cards

Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan kartu jaringan ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang kartu jaringannya, token ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN (Deutsche Industrinorm – organisasi standar setting Jerman) yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.
Dalam memilih NIC, Anda harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang telah/akan Anda pasang. Port/colokan untuk kabel UTP berbentuk mirip dengan kabel telepon tetapi sedikit lebih besar, port ini dikenal sebagai RJ-45. Ada beberapa kartu yang mendukung dua atau lebih tipe kabel. Namun jika Anda hanya akan menggunakan satu tipe kabel, pilihlah kartu yang mendukung satu tipe kabel saja karena harganya akan jauh lebih murah.
Satu hal lagi, jika Anda menggunakan komputer portabel (notebook), untuk berkoneksi ke jaringan, dibutuhkan kartu PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association). Bentuk kartu ini mirip kartu kredit, tetapi sedikit tebal. Kartu ini dimasukkan ke port PCMCIA yang ada pada setiap notebook. Jika untuk komputer desktop sudah tersedia banyak pilihan kartu untuk protokol Fast Ethernet, untuk PCMCIA pilihan mereknya masih sedikit sehingga harganya sangat mahal. Jika pada komputer desktop tidak ada kartu kombinasi antara kartu jaringan dengan kartu modem, pada PCMCIA kombinasi ini justru menjadi salah satu favorit. Dengan kombinasi ini, Anda menghemat penggunaan slot PCMCIA dengan hanya menggunakan satu slot untuk dua kegunaan: modem dan jaringan. Saat ini hampir semua NIC yang beredar di pasaran sudah mendukung Plug-n-Play (PnP) – NIC secara otomatis dikonfigurasi tanpa intervensi pengguna-, tetapi ada baiknya Anda pastikan bahwa NIC yang Anda beli memang mendukung PnP.

sumber : http://teknik-informatika.com
READ MORE - Network Interface Card (NIC)

Rabu, 20 April 2011

TCP / IP


TCP / IP adalah protokol komunikasi untuk Internet.

Protokol Komunikasi Komputer

Sebuah protokol komunikasi komputer adalah deskripsi dari komputer harus mengikuti aturan-aturan untuk berkomunikasi dengan satu sama lain.

Apa itu TCP / IP?

TCP / IP adalah protokol komunikasi untuk komunikasi antar komputer di Internet.
TCP / IP adalah singkatan untuk T ransmission C ontrol rotocol P / I nternet P rotocol.
TCP / IP mendefinisikan bagaimana perangkat elektronik (seperti komputer) harus terhubung ke Internet, dan bagaimana data harus ditransmisikan antara mereka.

Di dalam TCP / IP

Di dalam TCP / IP standar ada beberapa protokol untuk menangani komunikasi data:
  • TCP (Transmission Control Protocol) komunikasi antara aplikasi
  • UDP (User Datagram Protocol) komunikasi sederhana antara aplikasi
  • IP (Internet Protocol) komunikasi antar komputer
  • ICMP (Internet Control Message Protocol) untuk kesalahan dan statistik
  • DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) untuk mengatasi dinamis

TCP Menggunakan Koneksi Tetap

TCP untuk komunikasi antara aplikasi.
Jika satu aplikasi ingin berkomunikasi dengan yang lain melalui TCP, ia akan mengirimkan permintaan komunikasi. Permintaan ini harus dikirim ke alamat yang tepat. Setelah "jabat tangan" antara dua aplikasi, TCP akan mendirikan "full-duplex" komunikasi antara dua aplikasi.
The "full-duplex" komunikasi akan menempati garis komunikasi antara dua komputer sampai ditutup oleh salah satu dari dua aplikasi.
UDP sangat mirip dengan TCP, namun sederhana dan kurang dapat diandalkan.

IP Sambungan-Kurang

IP adalah untuk komunikasi antar komputer.
IP adalah "koneksi-kurang" protokol komunikasi.
IP tidak menempati garis komunikasi antara dua komputer. IP mengurangi kebutuhan untuk saluran jaringan. Setiap baris dapat digunakan untuk komunikasi antar komputer yang berbeda pada saat yang sama.
Dengan IP, pesan (atau data lain) dipecah menjadi kecil independen "paket" dan dikirim antara komputer melalui internet.
IP bertanggung jawab untuk "routing" paket masing-masing untuk tujuan yang benar.

IP Router

Ketika sebuah paket IP yang dikirimkan dari komputer, tiba pada router IP.
Router IP bertanggung jawab untuk "routing" paket ke tujuan yang benar, secara langsung atau melalui router lain.
Path paket akan mengikuti mungkin berbeda dari paket lain dari komunikasi yang sama. Router bertanggung jawab untuk hak pengalamatan, tergantung pada volume lalu lintas, kesalahan dalam jaringan, atau parameter lainnya.

Sambungan-Analogi Kurang

Berkomunikasi melalui IP adalah seperti mengirimkan surat panjang sebagai sejumlah besar kartu pos kecil, masing-masing mencari jalan sendiri (sering berbeda) ke penerima.

TCP / IP

TCP / IP adalah TCP dan IP bekerja sama.
TCP menangani komunikasi antara perangkat lunak aplikasi Anda (misalnya browser Anda) dan perangkat lunak jaringan Anda.
IP menangani komunikasi dengan komputer lain.
TCP bertanggung jawab untuk memecah data ke dalam paket IP sebelum dikirim, dan untuk perakitan paket ketika mereka tiba.
IP bertanggung jawab untuk pengiriman paket ke tujuan yang benar.
READ MORE - TCP / IP

TCP / IP Email


Email merupakan salah satu penggunaan yang paling penting dari TCP / IP.

Anda Tidak

Ketika Anda menulis email, Anda tidak menggunakan TCP / IP.
Ketika Anda menulis email, Anda menggunakan program email seperti Lotus Notes, Microsoft Outlook atau Netscape Communicator.

Apakah program Email Anda

program email Anda menggunakan berbagai protokol TCP / IP:
  • Mengirimkan email Anda menggunakan SMTP
  • Hal ini dapat men-download email Anda dari server email menggunakan POP
  • Hal ini dapat terhubung ke server email menggunakan IMAP

SMTP - Simple Mail Transfer Protocol

Protokol SMTP digunakan untuk transmisi e-mail. SMTP mengurus mengirimkan email Anda ke komputer lain.
Biasanya email Anda dikirim ke server email (SMTP server), dan kemudian ke server lain atau server, dan akhirnya ke tujuannya.
SMTP hanya bisa mengirimkan teks murni. Tidak dapat mengirimkan data biner seperti gambar, suara atau film.
SMTP menggunakan protokol MIME untuk mengirim data biner di jaringan TCP / IP. Protokol MIME mengkonversi data biner ke teks murni.

POP - Post Office Protocol

Protokol POP digunakan oleh program email (seperti Microsoft Outlook) untuk mengambil email dari server email.
Jika program email Anda menggunakan POP, semua email Anda di-download ke program email Anda (juga disebut klien email), setiap kali terhubung ke server email Anda.

IMAP - Internet Message Access Protocol

Protokol IMAP digunakan oleh program email (seperti Microsoft Outlook) seperti protokol POP.
Perbedaan utama antara protokol IMAP dan POP protokol adalah bahwa protokol IMAP tidak akan secara otomatis men-download semua email Anda setiap kali program email Anda tersambung ke server email Anda.
Protokol IMAP memungkinkan Anda untuk melihat melalui pesan email Anda di server email sebelum anda mendownloadnya. Dengan IMAP Anda dapat memilih untuk men-download pesan Anda atau hanya menghapusnya. Dengan cara ini IMAP sangat cocok jika Anda perlu untuk terhubung ke server email Anda dari lokasi yang berbeda, tetapi hanya ingin men-download pesan Anda saat Anda kembali di kantor Anda.
READ MORE - TCP / IP Email
Diberdayakan oleh Blogger.
 
 
Copyright © Bengkel Web
2011 All Reserved
Devilzc0de Simple Template by Awang Shellovers